RANGKUMAN TENTANG FILSAFAT ILMU
HAKIKAT FILSAFAT
Berfilsafat
- Berpikir untuk mencapai kebaikan dan kebenaran, namun tidak merasa memiliki kebenaran
Filsuf Rene Decartes mengatakan bahwa aku berpikir maka aku ada.
Kemampuan manusia berpikir itu sendiri yang menjadi dasar untuk berfilsafat.
- Kebenaran yang sesungguhnya, kebenaran sejati atau hakiki bersifat mutlak dan abadi hanya ada pada Tuhan.
Objek Filsafat
• Hakikat Tuhan yakni Allah SWT
• Hakikat Alam yakni alam semesta
• Hakikat Manusia yakni Nabi Muhammad SAW
ALASAN MANUSIA BERFILSAFAT
1. KETABJUBAN
- Aristoteles : Karena ketabjuban manusia mulai berfilsafat.
- Plato : Pengamatan terhadap bintang-bintang, matahari dan langit membuat manusia melakukan penelitian.
- Immanuel Kant : Tabjub terhadap hukum moral.
- Gabriel Marcel : Perlu membuka diri dan bersedia mendengarkan.
2. Ketidakpuasan
- Zalprulkhan : Ketidakpuasan terhadap mitos dan mite.
3. Hasrat Bertanya
- Sastre : Kesadaran manusia senantiasa bertanya-tanya yang sungguh-sungguh bertanya.
4. Keraguan
- Jan Hendrik Rapar : Keraguan merangsang manusia untuk bertanya.
Ensemeta - Physicum
Manusia adalah makhluk yang cenderung bertanya.
FILSAFAT MENURUT PARA AHLI
• Plato : Filsafat sebagai pengetahuan tentang segala yang ada, serta pengetahuan yang berminat mencapai kebenaran yang asli.
• Aristoteles : Filsafat sebagai ilmu pengetahuan yang meliputi kebenaran yang terkandung didalamnya ilmu-ilmu. metafisika, logika, retorika, etika, ekonomi, politik dan estetika.
• Cicero : Filsafat adalah pengetahuan tentang sesuatu yang Maha Agung dan usaha-usaha mencapai hal tersebut.
• Al Farabi : Filsafat sebagai ilmu pengetahuan tentang alam maujud, bagaimana hakikatnya yang sebenarnya.
SEJARAH FILSAFAT
Masa Yunani
• Kosmosentris
• Antroposentris
Masa Abad Pertengahan
• Teosentris
Masa Abad Modern
• Sciencesentris
Masa Postmodern
• Logosentris
FILSUF BESAR
- Sokrates : Jiwa manusia merupakan asas hidup yang paling dalam.
- Plato : Realitas yang mendasar adalah ide atau idea. Jiwa manusia terdiri dari tiga tingkatan, yaitu bagian tertinggi ialah akal budi, bagian tengah diisi oleh rasa atau keinginan, dan bagian bawah ditempati oleh nafsu.
- Aristoteles : Silogisme, yaitu cara berpikir yang bertolak dari dua dalil atau proposisi yang kemudian menghasilkan proposisi ketiga yang ditarik dari dua proposisi semula.
SISTEMATIKA FILSAFAT
ANALOGI = Hakikat wujud realitas/pemikiran/teori/ilmu.
EFISTEMOLOGI = Sumber/proses terjadinya realitas/teori/ilmu.
AKSIOLOGI = Value/nilai realitas/pemikiran/teori/ilmu.
SUDUT PANDANG TERHADAP FILSAFAT
Filsafat sebagai pandangan hidup (philosophy as a way of life)
Filsafat sebagai ilmu (philosophy as a science)
Filsafat sebagai metode berpikir (philosophy as a method of thought)
Karakteristik Pemikiran Filsafat
• Spekulatif (pemikiran dalam secara teori)
• Radikal (berpikir sampai keakar realitas)
• Mencari asas (dasar yang paling hakiki dari keseluruhan realitas)
• Memburu kebenaran (kebenaran yang selalu diuji)
• Mencari penjelasan (kebenaran intelektual)
• Berpikir rasional
• Berpikir komprehensif
MANFAAT FILSAFAT
- Pendobrak intelektualitas manusia yang tertawan dalam penjara tradisi dan kebiasaan
- Pembebaskan manusia keluar dari dalam penjara tradisi dan kebenaran
- Pembimbing manusia untuk berpikir secara rasional.
PANDANGAN FILSAFAT
- Idealisme : Realitas sosial yang fundamental ialah ide atau idea
- Humanisme : Realitas sosial yang hakiki adalah kebahagiaan hidup abadi & mengatasi kebutuhan duniawi
- Rasionalisme : Realitas sosial bersumber rasio(akal)
- Empirisme : Realitas sosial bersumber dari pengalaman lahirlah (sensasi) dan pengalaman batin (refleksi)
- Kritisme : Realitas sosial bersumber dari akal dan pengalaman
- Kontruktivisme : Realitas sosial dibangun berdasarkan hasil interaksi dengan lingkungan sosial
CABANG FILSAFAT
- Efismetologi : Membahas tentang cara memperoleh pengetahuan ilmiah
- Metafisika : Membahasa realitas atau segala sesuatu yang ada secara komprehensif (ontologi)
- Logika : Membahas cara berpikir
- Etika : Membahas perilaku baik & buruk manusia
- Estetika : Membahas tentang hakikatkeindahan (jasmani, rohani, alam, dan seni)
- Filsafat ilmu : membahas hakikat ilmu
- Teori metafisik : Membahas hakikat Tuhan dan Bahasa religius
- Antropologi : Membahas tentang hakikat manusia dan budaya
- Kosmologi : Membahasa hakikat dunia sebagai keseluruhan yang teratur
- Kritik ilmu : Membahas realitas secara khusus dalam suatu bidang ilmu
Filsafat adalah studi tentang seluruh fenomena kehidupan dan pemikiran manusia secara kritis dan dijabarkan dalam konsep mendasar
Dalam mempelajari filsafat, tentunya kita akan mempelajari tentang philosofia.
Philosofia secara etimologi, berasal dari Bahasa Yunani yang terdiri dari dua kata, yakni :
- Philos : Cinta
- Sophia : Kebijaksanaan, Kearifan, pengetahuan, dan Kebenaran.
- Philosofia : Cinta kepada kebijaksanaan, kearifan, pengetahuan > bermakna baik (etika) dan benar (rasional)
Istilah philosofia pertama kali digunakan oleh Pythagoras sebagai ejekan atau sindiran terhadap manusia yang menganggap dirinya "sofis".
Hanya Tuhan yang bisa disebut sofis.Berfilsafat
- Berpikir untuk mencapai kebaikan dan kebenaran, namun tidak merasa memiliki kebenaran
Filsuf Rene Decartes mengatakan bahwa aku berpikir maka aku ada.
Kemampuan manusia berpikir itu sendiri yang menjadi dasar untuk berfilsafat.
- Kebenaran yang sesungguhnya, kebenaran sejati atau hakiki bersifat mutlak dan abadi hanya ada pada Tuhan.
Objek Filsafat
• Hakikat Tuhan yakni Allah SWT
• Hakikat Alam yakni alam semesta
• Hakikat Manusia yakni Nabi Muhammad SAW
ALASAN MANUSIA BERFILSAFAT
1. KETABJUBAN
- Aristoteles : Karena ketabjuban manusia mulai berfilsafat.
- Plato : Pengamatan terhadap bintang-bintang, matahari dan langit membuat manusia melakukan penelitian.
- Immanuel Kant : Tabjub terhadap hukum moral.
- Gabriel Marcel : Perlu membuka diri dan bersedia mendengarkan.
2. Ketidakpuasan
- Zalprulkhan : Ketidakpuasan terhadap mitos dan mite.
3. Hasrat Bertanya
- Sastre : Kesadaran manusia senantiasa bertanya-tanya yang sungguh-sungguh bertanya.
4. Keraguan
- Jan Hendrik Rapar : Keraguan merangsang manusia untuk bertanya.
Ensemeta - Physicum
Manusia adalah makhluk yang cenderung bertanya.
FILSAFAT MENURUT PARA AHLI
• Plato : Filsafat sebagai pengetahuan tentang segala yang ada, serta pengetahuan yang berminat mencapai kebenaran yang asli.
• Aristoteles : Filsafat sebagai ilmu pengetahuan yang meliputi kebenaran yang terkandung didalamnya ilmu-ilmu. metafisika, logika, retorika, etika, ekonomi, politik dan estetika.
• Cicero : Filsafat adalah pengetahuan tentang sesuatu yang Maha Agung dan usaha-usaha mencapai hal tersebut.
• Al Farabi : Filsafat sebagai ilmu pengetahuan tentang alam maujud, bagaimana hakikatnya yang sebenarnya.
SEJARAH FILSAFAT
Masa Yunani
• Kosmosentris
• Antroposentris
Masa Abad Pertengahan
• Teosentris
Masa Abad Modern
• Sciencesentris
Masa Postmodern
• Logosentris
FILSUF BESAR
- Sokrates : Jiwa manusia merupakan asas hidup yang paling dalam.
- Plato : Realitas yang mendasar adalah ide atau idea. Jiwa manusia terdiri dari tiga tingkatan, yaitu bagian tertinggi ialah akal budi, bagian tengah diisi oleh rasa atau keinginan, dan bagian bawah ditempati oleh nafsu.
- Aristoteles : Silogisme, yaitu cara berpikir yang bertolak dari dua dalil atau proposisi yang kemudian menghasilkan proposisi ketiga yang ditarik dari dua proposisi semula.
SISTEMATIKA FILSAFAT
ANALOGI = Hakikat wujud realitas/pemikiran/teori/ilmu.
EFISTEMOLOGI = Sumber/proses terjadinya realitas/teori/ilmu.
AKSIOLOGI = Value/nilai realitas/pemikiran/teori/ilmu.
SUDUT PANDANG TERHADAP FILSAFAT
Filsafat sebagai pandangan hidup (philosophy as a way of life)
Filsafat sebagai ilmu (philosophy as a science)
Filsafat sebagai metode berpikir (philosophy as a method of thought)
Karakteristik Pemikiran Filsafat
• Spekulatif (pemikiran dalam secara teori)
• Radikal (berpikir sampai keakar realitas)
• Mencari asas (dasar yang paling hakiki dari keseluruhan realitas)
• Memburu kebenaran (kebenaran yang selalu diuji)
• Mencari penjelasan (kebenaran intelektual)
• Berpikir rasional
• Berpikir komprehensif
MANFAAT FILSAFAT
- Pendobrak intelektualitas manusia yang tertawan dalam penjara tradisi dan kebiasaan
- Pembebaskan manusia keluar dari dalam penjara tradisi dan kebenaran
- Pembimbing manusia untuk berpikir secara rasional.
PANDANGAN FILSAFAT
- Idealisme : Realitas sosial yang fundamental ialah ide atau idea
- Humanisme : Realitas sosial yang hakiki adalah kebahagiaan hidup abadi & mengatasi kebutuhan duniawi
- Rasionalisme : Realitas sosial bersumber rasio(akal)
- Empirisme : Realitas sosial bersumber dari pengalaman lahirlah (sensasi) dan pengalaman batin (refleksi)
- Kritisme : Realitas sosial bersumber dari akal dan pengalaman
- Kontruktivisme : Realitas sosial dibangun berdasarkan hasil interaksi dengan lingkungan sosial
CABANG FILSAFAT
- Efismetologi : Membahas tentang cara memperoleh pengetahuan ilmiah
- Metafisika : Membahasa realitas atau segala sesuatu yang ada secara komprehensif (ontologi)
- Logika : Membahas cara berpikir
- Etika : Membahas perilaku baik & buruk manusia
- Estetika : Membahas tentang hakikatkeindahan (jasmani, rohani, alam, dan seni)
- Filsafat ilmu : membahas hakikat ilmu
- Teori metafisik : Membahas hakikat Tuhan dan Bahasa religius
- Antropologi : Membahas tentang hakikat manusia dan budaya
- Kosmologi : Membahasa hakikat dunia sebagai keseluruhan yang teratur
- Kritik ilmu : Membahas realitas secara khusus dalam suatu bidang ilmu
Sangat bermanfaat😊😊
BalasHapusMakasih icaaaaa💕
BalasHapus